Mengenal Fiber Reinforced Concrete

Saat ini konstruksi dengan menggunakan Fiber Reinforced Concrete semakin banyak diminati. Lalu apa itu Fiber Reinforced Concrete?

Fiber Reinforced Concrete merupakan jenis dari serat beton bertulang yang berbahan dasar kaca serat beton yang utamanya digunakan dalam facade bangunan eksterior dan juga sebagai arsitektur panel beton pracetak. Material ini dikenal juga sangat baik dalam membuat bentuk-bentuk pada bagian depan setiap bangunan dan agak kurang padat daripada baja.

Lalu apa sajakah kegunaan dari Fiber Reinforced Concrete ini dan komposisi yang ada dalam Fiber Reinforced Concrete yang membuatnya memiliki kualitas yang sangat baik dibandingkan dengan material baja. Berikut ini penjelasannya.

Komposisi Fiber Reinforced Concrete

Fiber Reinforced Concrete diperkuat dengan serat gelas bahan komposit yang terdiri dari kekuatan yang cukup tinggi dari serat gelas cementitious yang tertanam pada sebuah matriks. Dalam bentukan tersebut baik serat dan juga metode tetap mempertahankan identitas fisik dan kimia yang menghasilkan kombinasi sifat-sifat yang tidak dapat dicapai dengan salah satu dari komponen tersebut sendirian.

Pada umumnya serat adalah komponen yang membawa beban pokok sementara merupakan tempat yang dikehendaki dan di orientasi yang juga bertindak sebagai media transfer dan antara komponen tersebut. Komposisi-komposisi inilah yang membuat Fiber Reinforced Concrete merupakan material yang saat ini banyak dicari dan digunakan sebagai bahan atau material utama pada sebuah pembangunan.

Kegunaan Fiber Reinforced Concrete

Fiber Reinforced Concrete juga dikenal sebagai material komposit yaitu campuran beton diajukan serat kaca yang disusun dengan semen, air, agregat halus, campuran kimia dan juga glass fibers tahan alkali. Dapat juga dibentuk menjadi berbagai macam kebutuhan mulai dari kubah, ornamen, ini berlubang dan masih banyak lagi. Produk yang dihasilkan dari Fiber Reinforced Concrete ini biasanya memiliki karakteristik yaitu kekuatan yang tinggi, ringan dan juga memiliki ukuran yang cukup fleksibel.

Jika ingin mengenal kegunaan dari Fiber Reinforced Concrete maka Fiber Reinforced Concrete ini dapat diaplikasikan ke berbagai macam ragam desain seperti desain arsitektur klasik ataupun bentuk desain kontemporer. Tak hanya itu namun desain yang baru saja pun dapat diaplikasikan untuk direproduksi ulang atau di renovasi kembali seperti sebagai berikut:

  • Bidang arsitektur : Cetakan Fiber Reinforced Concrete, Cladding DRG, Landskap Fiber Reinforced Concrete, Krawangan Fiber Reinforced Concrete
  • Bangunan: atap Fiber Reinforced Concrete, dinding dan jendela Fiber Reinforced Concrete, pondasi, renovasi, bangunan modular
  • Engineering: permanen bekisting, utilitas, akustik, jembatan, terowongan, drainase air

Pengaruh Fiber (Bahan Serat) Terhadap Peningkatan Kekuatan Beton

Selain dari faktor lemahnya kelenturan dan daya tahan pada beton, terdapat faktor cuaca dan juga suhu yang mempengaruhi kekuatan beton. Maka dari itu kini telah banyak penelitian yang sudah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Yang akhirnya bahan serat tersebut muncul dan menjadikan solusi untuk menambahkan pada adukan beton. Berikut ini adalah cara bagaimana memilih serat beton yang benar dan efektif.

  • Memiliki panjang serat yang memadai
  • Volume serat memadai
  • Diameter serat yang memadai
  • Serat yang dapat mengikat dengan sangat baik antara satu dengan yang lainnya
  • Memiliki sifat kaku dan elastis tingkat tinggi.

Fungsi Fiber pada Beton

Hadirnya serat atau fiber pada beton biasanya berdampak pada tingkat kekakuan yang berasal membaik dengan jumlah defleksi yang berkurang. Maka dari itu fungsi dari fiber yang ada pada beton bisa meningkatkan kekuatan dan juga kekokohan pada beton. Struktur beton pun akan mudah terlindungi dari bahaya runtuhnya bangunan secara tiba-tiba. Berikut ini merupakan keunggulan yang bisa anda ketahui dengan menggunakan fiber pada material beton.

  • Meminimalisir terjadinya respirasi
  • Meningkatkan kemampuan penyerapan energi
  • Mengurangi terjadinya keretakan
  • Menambah kekuatan dan juga kelenturan pada beton
  • Memberi kesan beton lebih kaku
  • Menambah kekuatan tekanan, tarikan dan juga daya rusak beton.

You may also like...

Popular Posts