Analisa Pemasangan Pipa Drainase

Pipa termasuk salah satu bagian yang benar-benar penting pada metode plumbing. Banyak sekali tipe-tipe pipa, pipa dibagi berdasarkan fungsi, letak, serta materialnya. Untuk macam pipa berdasarkan fungsinya, pipa ini terbagi ke dalam 4 bagian, ialah pipa saluran untuk air bersih, pipa saluran air bekas, pipa saluran air kotor, serta pipa saluran air hujan. Perbedaannya air kotor serta air bekas merupakan dibedakan dari sumbernya, untuk air bekas bersumber pada air bekas gunakan ataupun air bekas cucian, sedangkan untuk air kotor yakni air yang bersumber dari kamar kecil ataupun dari urinoir. Pada intinya, air bekas bisa langsung masuk ke dalam saluran kota, meskipun untuk air kotor akan masuk ke instalasi septic tank ataupun STP.

Tipe pipa beton yang diaplikasikan berupa beton precast, yang pada umumnya banyak diaplikasikan sebagai saluran drainase. Pipa tipe ini terbagi menjadi 2 macam, merupakan light duty serta heavy duty.

Fungsi Drainase

  • Untuk mengurangi kelebihan air dari suatu wilayah atau lahan, sehigga lahan bisa difungsikan secara optimal.
  • Sebagai pengendali air kepermukaan dengan perbuatan untuk memperbaiki daerah becek, genangan air/banjir.
  • Menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang tepat.
  • Mengendalikan pengikisan tanah, kerusakan jalan dan bangunan yang ada.
  • Mengendalikan air hujan yang berlebihan sehinga tidak terjadi petaka banjir.

You may also like...

Popular Posts