Manfaat dan Cara Pembuatan Sumur dari Buis Beton

Sumur resapan merupakan satu dari sekian usaha untuk mengelola air secara sederhana, sehingga penerapannya dapat dilaksanakan oleh masyarakat luas. Walau terkesan sederhana, namun sumur resapan berperan penting terhadap keseimbangan dan pelestarian lingkungan sekitar. Cara pembuatannya terbilang tidak terlalu sulit, sayangnya hanya sebagian orang saja yang mengetahui dan menerapkannya karena kesadaran dan pengetahuan yang masih kurang.

Jika musim penghujan telah tiba, maka semakin banyak pula permasalahan lingkungan yang harus diselesaikan oleh masyarakat. Terlebih ketika hujan mengguyur tanpa henti, inilah yang mengakibatkan masyarakat merasa takut akan hadirnya bencana banjir, baik berskala kecil atau besar. Oleh sebab itu, keberadaan sumur resapan begitu penting untuk disediakan agar dampak negatif lingkungan tersebut dapat dihindari.

Manfaat Sumur Resapan

Secara sederhana, sumur resapan merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk mengumpulkan air hujan agar tidak mengalir ke selokan begitu saja. Dengan demikian air terserap dan tersimpan ke dalam tanah selama beberapa waktu. Apabila kapasitas air telah terkumpul cukup banyak, maka masyarakat dapat memanfaatkannya untuk berbagai keperluan. Seperti pengairan sawah, cadangan air untuk musim kemarau, air minum dan lain-lain.

Proses terserap dan tersimpannya air pada tanah telah memberikan berbagai manfaat baik terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Wajar apabila pemerintah menghimbau pada masyarakat untuk mendirikan sumur resapan di daerah mereka masing-masing. Berikut ini beberapa poin manfaat dari sumur resapan, diantaranya:

  • Menjaga debit mata air pada area hilir
  • Meminimalisir potensi terjadinya bencana banjir
  • Meminimalisir resiko penurunan tanah
  • Mempertahankan tingkat permukaan air yang tersimpan di dalam tanah
  • Menjaga kestabilan kadar lembab tanah
  • Mampu menahan kontaminasi laut, khususnya untuk sumur resapan yang dibangun di daerah dekat pantai
  • Mengatasi resiko erosi dan sedimentasi

Tahap-Tahap Pembuatan Sumur Resapan

Berbekal adanya perlengkapan dan material yang serba dimudahkan saat ini, maka bukan tidak mungkin proses pembuatan sumur resapan hanya membutuhkan waktu lebih singkat. Di bawah ini terdapat sejumlah tahapan yang harus anda lakukan dalam proses pembuatan sumur resapan.

Menentukan Lahan Yang Cocok

Dikutip dari halaman resmi kementerian lingkungan hidup dan kehutanan sesuai pada aturan SNI, dijelaskan bahwa suatu lahan yang memenuhi syarat untuk dapat digunakan dalam pembangunan sumur resapan adalah ah lahan yang memiliki karakteristik permukaan mendatar dengan struktur tanah yang tidak labil. Adapun, lahan tersebut juga bebas dari zat belerang, dan jaraknya tidak terlalu dekat dari timbunan sampah maupun septic tank. Anda harus memastikan bahwa jarak antara sumur resapan dan septic tank kurang lebih sekitar 5 meter. Usahakan pula jaraknya tidak kurang dari 1 m dari pondasi rumah.

Penggalian Tanah

Apabila suatu lahan telah ditentukan, maka anda dapat memulai pembuatan sumur yang diameternya sekitar 80 hingga 100 cm. Anda bisa menggali tanah sampai kedalaman 1,5 meter. Pastikan anda tidak melebihi dari permukaan air tanah. Sebab tujuan dari pembuatan sumur tersebut adalah untuk menampung air dari luar, bukannya justru untuk mengeluarkan air yang bersumber dari dalam.

Instalasi Dinding Sumur

Apabila sumur telah digali dengan kedalaman yang cukup, anda bisa memanfaatkan buis beton untuk meningkatkan kekuatan dinding sumur yang berada di bagian bawah. Sementara untuk bagian atasnya, anda bisa memasang batu bata yang disusun secara merata atau berkeliling.

Instalasi Saluran Pembuangan

Anda juga harus memasang saluran pembuangan air yang arahnya berasal dari sumur. Tujuannya adalah untuk membuang sisa air lebih yang berada di dalam sumur. Pastikan pipa pembuangan diposisikan secara lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan air selokan.

Pengisian Lapisan Dasar Sumur

Untuk bagian dasar sumur, anda bisa memasukkan kerikil serta pecahan batu yang disusun. Lanjutkan dengan menutup bagian atasnya dengan menggunakan ijuk. Masukkan material tersebut sampai ketebalannya mencapai sekitar 15 cm. Tujuan dari tahap ini adalah untuk menyaring air yang masuk ke dalam sumur.

Instalasi Penutup Sumur

Langkah terakhir untuk mendirikan sumur resapan yaitu melakukan instalasi di bagian penutupnya. Anda bisa menggunakan tutup buis beton sebagai penutup sumur resapan yang telah anda buat. Pastikan ukurannya sesuai dengan diameter buis beton yang sebelumnya telah digunakan. Adapun sebagian masyarakat yang menutup sumur kembali dengan tanah agar lahan yang berada di atasnya dapat digunakan sebagai keperluan lainnya.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer